OLAHRAGA

Umuh Muchtar Ungkap Pemain Persib Trauma Usai Insiden Konvoi Juara

By Tim Redaksi Indonesia-Vietnam News • 2 min read • 27 Mei 2026
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memberikan keterangan terkait kondisi psikologis para pemain

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memberikan keterangan terkait kondisi psikologis para pemain

Perayaan gelar juara Super League yang diraih Persib Bandung menyisakan kisah kurang menyenangkan bagi para punggawa tim. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengungkapkan bahwa sejumlah pemain mengalami trauma mendalam setelah terjadi beberapa insiden tidak terduga di tengah kerumunan massa saat konvoi berlangsung.

Berdasarkan laporan kronologi acara, konvoi juara tersebut digelar di Kota Bandung pada hari Minggu guna merayakan keberhasilan tim mempertahankan takhta kompetisi tertinggi tanah air. Kendati demikian, antusiasme jutaan pendukung yang membludak di sepanjang jalan protokol membuat situasi di lapangan menjadi tidak terkendali hingga memicu terjadinya aksi kriminalitas dan kekerasan.

Beberapa pemain dilaporkan menjadi korban langsung dari tindakan oknum tidak bertanggung jawab di tengah euforia tersebut. Pemain asing Frans Putros dikabarkan kehilangan telepon genggam miliknya, kacamata milik Andrew Jung raib di tengah keramaian, sementara kepala Federico Barba terkena hantaman bambu dari bendera yang dikibarkan oleh oknum penonton.

Menurut penjelasan dari Umuh Muchtar, situasi mencekam tersebut membuat kondisi psikologis skuad Maung Bandung terguncang hingga mereka merasa ketakutan. Dampaknya, agenda perayaan lanjutan yang semula dijadwalkan berlangsung di kediaman pribadi sang manajer di Desa Margajaya, Kabupaten Sumedang, terpaksa batal dihadiri oleh para pemain.

Selain kehilangan barang berharga dan mengalami kekerasan fisik, beberapa pilar Persib Bandung juga dilaporkan mengalami luka goresan akibat cakaran di bagian tangan saat bersentuhan dengan kerumunan massa. Atas pembatalan kunjungan ke Kabupaten Sumedang yang memicu kekecewaan warga setempat, Umuh Muchtar secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen bobotoh.

Dari pantauan redaksi di lokasi rencana perayaan di Sumedang, ratusan warga dan pendukung lokal yang telah berkumpul sejak pagi hari terpaksa membubarkan diri dengan rasa kecewa setelah mendapat kepastian absennya para pemain. Tim redaksi mengamati bahwa pengamanan longgar pada rute konvoi utama di Kota Bandung menjadi faktor utama yang membuat para pemain merasa ruang aman mereka terancam di tengah momentum sejarah meraih tiga gelar liga secara beruntun.

BACA JUGA

Evaluasi Persija Jakarta: Lemah di Kandang, Sangar di Tandang — Persija Jakarta finis di peringkat ketiga Super League 2025/26 karena gagal memaksimalkan laga kanda...

TOPIK
Persib Bandung Umuh Muchtar Konvoi Juara Super League Bobotoh Sumedang
Tim Redaksi Indonesia-Vietnam News
Redaksi Indonesia-Vietnam News

Tim redaksi Indonesia-Vietnam News yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar Indonesia dan Vietnam, meliputi politik, ekonomi, budaya, olahraga, teknologi, dan wisata.