Pertandingan final UEFA Champions League musim 2025/2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain FC melawan Arsenal FC di Budapest bukan sekadar perebutan trofi antarklub. Berdasarkan data statistik kepelatihan, laga ini memastikan Spanyol akan mencetak sejarah baru sebagai negara dengan jumlah pelatih juara kompetisi tertinggi Eropa terbanyak sepanjang masa.
BACA JUGA
Menurut catatan sejarah kompetisi, saat ini pelatih asal Spanyol dan Italia berada dalam posisi sejajar dengan koleksi masing-masing 13 gelar European Cup atau Liga Champions. Kemenangan salah satu pelatih, baik Luis Enrique maupun Mikel Arteta, dipastikan akan membawa Spanyol mengoleksi 14 gelar dan resmi melewati dominasi pelatih asal Italia.
Dari pantauan redaksi di lapangan, Luis Enrique memiliki ambisi besar untuk masuk ke dalam kelompok elite pelatih dengan tiga gelar juara. Setelah sukses membawa FC Barcelona juara pada 2015 dan mempertahankan dominasi Paris Saint-Germain FC pada 2025, Enrique berpeluang menyamai rekor Pep Guardiola, Bob Paisley, dan Zinedine Zidane.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap performa tim lawan, Mikel Arteta sedang dalam misi bersejarah untuk mempersembahkan trofi Liga Champions pertama bagi Arsenal FC. Sejak kegagalan di final musim 2005/2006, The Gunners belum pernah lagi mendekati podium juara hingga kehadiran revolusi taktik yang dibawa oleh Arteta.
Menurut statistik perjalanan tim di musim ini, Arsenal FC menunjukkan performa yang sangat impresif dengan status tidak terkalahkan. Tim asuhan Mikel Arteta mencatatkan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang setelah berhasil menyingkirkan tim-tim kuat seperti Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atlético Madrid di fase gugur.
Meskipun Spanyol berada di ambang pemecahan rekor secara kolektif negara, rekor individu pelatih tersukses di Liga Champions hingga saat ini masih dipegang oleh Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia tersebut telah mengoleksi lima trofi juara yang diraih bersama klub raksasa AC Milan dan Real Madrid CF.
BACA JUGA
Final Liga Champions: Beban PSG Jauh Lebih Ringan Musim Ini — Paris Saint-Germain menatap final Liga Champions melawan Arsenal dengan kondisi mental yang lebih ri...