OLAHRAGA

Evaluasi Persija Jakarta: Lemah di Kandang, Sangar di Tandang

By Bambang Wibowo • 2 min read • 27 Mei 2026
Pemain Persija Jakarta saat bertanding dalam kompetisi Super League 2025/26

Pemain Persija Jakarta saat bertanding dalam kompetisi Super League 2025/26

Persija Jakarta secara resmi mengakhiri kompetisi Super League musim 2025/26 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen akhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skuad berjuluk Macan Kemayoran ini mengalami kendala besar dalam memaksimalkan sejumlah laga kandang, meskipun mereka tampil sangat tangguh saat melakoni pertandingan tandang.

Berdasarkan data statistik kompetisi, tim asuhan Mauricio Souza tersebut mengumpulkan total 71 poin dari hasil 11 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kali kekalahan. Perolehan poin Rizky Ridho dan kawan-kawan ini terpaut delapan angka dari sang juara Persib Bandung serta runner-up Borneo FC Samarinda yang sama-sama mengoleksi 79 poin.

Dari total 71 poin yang dikumpulkan, Persija Jakarta mengamankan 37 poin saat bermain di markas sendiri, sementara 34 poin sisanya diraup dari laga tandang. Catatan menarik dari pantauan redaksi menunjukkan bahwa Persija Jakarta justru menjadi tim yang paling banyak mendulang poin dari laga tandang di kompetisi musim ini, mengungguli Borneo FC Samarinda dengan 33 poin dan Persib Bandung dengan 32 poin.

Namun, performa kandang Macan Kemayoran justru kalah bersaing dari Persib Bandung yang meraup 47 poin dan Borneo FC Samarinda dengan 46 poin di markas mereka. Perbedaan signifikan dalam perolehan poin laga kandang ini dinilai menjadi faktor utama penyebab kegagalan Persija Jakarta untuk bersaing ketat di perebutan takhta juara hingga pekan terakhir.

Menurut penjelasan dari pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, timnya seharusnya bisa tampil lebih konsisten dan meraih hasil yang lebih baik saat bermain di depan publik sendiri. Pelatih asal Brasil tersebut menilai performa laga kandang menjadi faktor penentu posisi akhir timnya, walaupun di sisi lain ia tetap mengapresiasi status Persija Jakarta sebagai tim dengan rekor tandang terbaik musim ini.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan, kegagalan memaksimalkan laga kandang ini dipengaruhi oleh faktor teknis dan non-teknis, termasuk kendala Persija Jakarta yang beberapa kali harus terusir dari Jakarta untuk menggelar pertandingan kandang. Selain masalah pemisahan markas, fokus para pemain juga terganggu oleh catatan kedisiplinan akibat beberapa kartu merah yang diterima dalam sejumlah laga krusial.

BACA JUGA

Mauricio Souza Isyaratkan Bertahan untuk Latih Persija Jakarta — Mauricio Souza mengisyaratkan akan bertahan di Persija Jakarta setelah kontrak satu musimnya habis, ...

TOPIK
Persija Jakarta Super League Mauricio Souza Persib Bandung Borneo FC Samarinda Evaluasi Liga Indonesia Sepakbola
Bambang Wibowo
Jurnalis Olahraga Senior

Bambang Wibowo adalah jurnalis sepak bola yang telah meliput sepak bola Indonesia, Vietnam, dan Asia Tenggara selama lebih dari 10 tahun. Ia dikenal dengan analisis taktik yang tajam dan informasinya yang akurat seputar bursa transfer.