BERITA

Dua Tersangka Penembakan Ho Chi Minh City Ditangkap di Perbatasan

By Bambang Wibowo • 2 min read • 27 Mei 2026
Dua orang tersangka asal Samoa yang terlibat aksi penembakan fatal berhasil diamankan kepolisian

Dua orang tersangka asal Samoa yang terlibat aksi penembakan fatal berhasil diamankan kepolisian

Aparat kepolisian bertindak cepat dalam mengungkap kasus kriminalitas bersenjata yang melibatkan warga negara asing di Vietnam. Berdasarkan konferensi pers yang dipimpin oleh Lieutenant General Mai Hoang selaku direktur Ho Chi Minh City Department of Public Security, petugas berhasil menangkap dua tersangka asal Samoa saat mereka bersembunyi di dekat perbatasan Vietnam-Kamboja. Penangkapan ini mengakhiri operasi perburuan intensif selama 72 jam setelah insiden penembakan fatal yang terjadi di Ben Thanh Ward.

Kedua pelaku yang diamankan diidentifikasi sebagai Vaa Vaa berusia 27 tahun yang diduga kuat sebagai eksekutor penembakan, serta Tafia Steve berusia 23 tahun yang bertindak sebagai kaki tangan. Menurut keterangan dari Lieutenant Colonel Nguyen Thanh Hung selaku wakil direktur lembaga tersebut, pihak kepolisian menerima laporan pertama mengenai penembakan menggunakan senjata militer di luar Cee’f Restaurant yang terletak di 70 Truong Dinh Street pada tanggal 21 Mei 2026 sekitar pukul 22.10 waktu setempat.

Menurut penyelidikan tim kepolisian, para pelaku diketahui telah memasuki Ho Chi Minh City melalui Tan Son Nhat International Airport sejak tanggal 14 May 2026. Selama beberapa hari, mereka terus memantau pergerakan dua korban warga negara Australia bernama Lemalu Lorenzo Tovia dan Sauni Sam. Dari pantauan redaksi, aksi kejam ini dilakukan sesaat setelah para korban selesai makan malam, di mana Tovia ditemukan tewas dengan dua luka tembak sementara Sam mengalami luka parah akibat terjangan peluru.

Berdasarkan pelacakan teknologi pemetaan digital di pusat informasi komando kota, kedua tersangka sempat kembali ke sebuah gedung apartemen di Long Binh Ward sebelum melarikan diri menggunakan taksi menuju Supermarket Trang Bang Co.opmart di Provinsi Tay Ninh. Meskipun para pelaku menggunakan metode pelarian yang profesional dan dibekali senjata militer berbahaya, koordinasi taktis tim gabungan bentukan Ministry of Public Security berhasil meringkus mereka tanpa ada korban tambahan dari masyarakat sipil.

Dalam proses interogasi oleh pihak penyidik, kedua pria asing tersebut akhirnya mengakui bahwa aksi penembakan brutal yang mereka lakukan merupakan perintah langsung dari seorang aktor intelektual yang berada di luar negeri. Berdasarkan bukti-bukti kuat yang telah dikumpulkan di lapangan, otoritas penegak hukum di metropolis selatan tersebut langsung mengeluarkan perintah penahanan darurat terhadap kedua warga Samoa atas tuduhan pembunuhan berencana.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan ketegasan hukum Vietnam tidak hanya menyasar pelaku utama, tetapi juga pihak yang membantu pelarian mereka. Polisi turut menahan seorang pengemudi transportasi umum bernama Nguyen Trong Nghia beserta tujuh warga negara Vietnam lainnya atas dugaan menyembunyikan kejahatan. Lieutenant General Mai Hoang menegaskan bahwa setiap warga lokal maupun asing wajib mematuhi hukum yang berlaku di Vietnam, dan seluruh bentuk pelanggaran di wilayah teritorial mereka akan ditindak secara tegas tanpa pandang bulu.

BACA JUGA

Mauricio Souza Resmi Kirim Salam Perpisahan ke Persija Jakarta — Juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza, secara mengejutkan merilis pesan perpisahan yang mengisyara...

TOPIK
Ho Chi Minh City Kriminalitas Internasional Penembakan Vietnam Hukum Otomotif Berita Kriminal Samoa
Bambang Wibowo
Jurnalis Olahraga Senior

Bambang Wibowo adalah jurnalis sepak bola yang telah meliput sepak bola Indonesia, Vietnam, dan Asia Tenggara selama lebih dari 10 tahun. Ia dikenal dengan analisis taktik yang tajam dan informasinya yang akurat seputar bursa transfer.